Anggota PDIP Ingatkan Menkes Jangan Bisnis Vaksin dengan Rakyat

13 Januari 2021 : 21:35:27

Anggota fraksi PDIP Ribka Tjiptaning

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anggota fraksi PDIP Ribka Tjiptaning, mengusik terpilihnya Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto. Ribka menyoroti Budi tak memiliki latar belakang di bidang kesehatan, apalagi jabatan terakhir Budi adalah Wakil Menteri Badan Usaha Milik Rakyat (BUMN).

Dengan terpilihnya Budi sebagai Menkes, Ribka, mengkritik keputusan Jokowi yang dinilai makin tak jelas. "Jokowi ini pembisiknya siapa, terakhir makin enggak jelas. Ntar disampein saja sama Pak Jokowi: 'Mba Ning bilang beginii'. 'Mba Ning', dia tahu," kata Ribka seperti dikutip dari kanal YouTube DPR RI, Rabu (13/1/2021).

 

Rapat Kerja dengan Budi

Sedang pernyataan Ribka itu disampaikan saat rapat kerja dengan Budi yang juga dihadiri Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K. Lukito dan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ribka  juga mempertanyakan motif di balik penunjukan Budi sebagai Menkes. Dia curiga, Budi sengaja dipilih hanya sebatas untuk menangani vaksin. Sebab penunjukkan Budi bersamaan dengan program vaksinasi Covid-19 yang sedang gencar dicanangkan pemerintah.

"Kontraknya gimana sama Jokowi. Jangan-jangan cuman ini untuk menyelesaikan vaksin aja. Menteri Kesehatan ini, Jokowi hanya untuk selama menangani vaksin, tidak, ‘kan?" kata Ribka.

"Tiba-tiba yang latar belakang ahli nuklir, apa ini mau dibom semua ini covidnya? Cara penanganannya? Latar belakangnya ekonomi terus tadi pernah jadi Wamen BUMN, masalah dagang-dagang," imbuhnya.

Terkait vaksin Covid-19, Ribka juga mewanti-wanti supaya negara tidak boleh berbisnis dengan rakyatnya, apalagi urusan kesehatan.

"Saya cuman ingatkan nih adinda menteri nih, negara tidak boleh berbisnis dengan rakyatnya loh. Tidak boleh, mau alasan apa saja tidak boleh. Saya yang paling kenceng nanti tuh memasalahkan itu," pungkas Ribka. erk/cr





Berita Terkait