Komitmen PKB Berangkatkan Kaji Sholah tak Berubah

02 Agustus 2020

SURABAYA PAGI, Lamongan - Sebagai partai pemenang Pileg 2019, dan keinginan memiliki bupati dari kalangan dan kader Nahdlatul Ulama (NU), DPC PKB Lamongan menyebutkan sampai saat ini komitmennya tidak berubah untuk memberangkatkan Kaji Sholah dalam Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan oleh H. Abd Ghofur ketua DPC PKB Lamongan kepada sejumlah awak media, disela-sela kegiata penyembelihan hewan kurban di kantor DPC PKB di Jalan Pahlawan, Minggu (2/8/2020).

Disebutkan oleh pria yang juga ketua DPRD Lamongan ini, komitmen memberangkatkan Kaji Sholah untuk maju mencalonkan sebagai Bupati Lamongan menjadi harga mati, dan tidak ada nama lain.

Karena selain yang bersangkutan saat ini kader dan menjabat sebagai bendahara PCNU Lamongan kata Ghofur panggilan akrabnya, nama Kaji Sholah dikehendaki oleh suara grass root, para kiai dan masyayikh yang menjadi penopang dan konstituen istiqoma terhadap PKB.

"Kaji Sholah itu kita usulkan karena beliau itu dikehendaki masyarakat, melalui mekanisme partai yang sudah kami jalankan, bahkan beliau sudah dideklarasikan di DPW PKB Jatim dan sudah melakukan road show ke 5 dapil menyapa konstituen PKB Lamongan beberapa bulan lalu," jelasnya.

Tidak hanya itu saja, PKB Lamongan masih komitmen memberangkatkan Kaji Sholah sampai saat ini katanya, karena pria ini juga cukup dekat dengan semua kalangan, lebih-lebih para masyayikh, bahkan beliau ini juga pernah menjabat sebagai ketua ranting PKB di Desanya pada awal reformasi 1999 lalu.

Tidak hanya itu saja kata Ghofur, Kaji Sholah juga berhasil menyatukan dua PCNU Lamongan dan Babat yang menjadi basis massa PKB selama ini yang sepanjang sejarah sulit disatukan dalam pilkada.

"Kehadiran Kaji Sholah diterima oleh masyarakat yang rindu akan perubahan, apalagi dua kekuatan besar PCNU bisa bersatu," katanya.

Selain itu, sejumlah prestasi yang pernah ditorehkan pria yang kini menjabat sebagai Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) untuk Lamongan cukup besar dan bermanfaat sampai saat ini. "Lamongan bisa dikenal sebagai daerah dengab produksi jagungnya cukup tinggi dan naik berlipat-lipat juga salah satunya peran beliau (Kaji Sholah red), belum juga prestasi lainnya," bebernya.

Terkait kabar yang muncul belakangan ini, Ghofur menyebutkan kalau hal seperti itu hanyalah dinamika politik dan informasi yang berkembang kalau PKB sudah mengeluarkan rekomendasi kepada salah satu bakal calon bupati Lamongan adalah tidak benar.

Pihaknya memastikan kalau partainya sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi kepada siapapun, dan seperti pada komitmen nya hanya ada satu nama yang didaftarkan untuk mendapatkan rekom itu adalah H. Sholahuddin.

Namun demikian, Abdul Ghofur menegaskan, apapun nanti keputusan DPP PKB soal rekomendasi itu akan diterima dan jalankan sesuai AD/ART partai. " Apapun keputusan DPP PKB tentu kami dibawah akan mematuhinya, dan kami tetap berharap DPP PKB untuk segera mengeluarkan rekom ke Kaji Sholah," harapnya.

Selain berharap rekom segera dikeluarkan untuk Kaji Sholah, partainya juga terus melakukan komunikasi politik untuk menjalin koalisi dalam Pilkada 9 Desember salah satunya dengan PDI Perjuangan, komunikasi juga masih terus berjalan dengan baik.

"Sampai saat ini kami masih komitmen berkoalisi dengan PDI Perjuangan, kami juga terus intens berkomunikasi membicarakan perkembangan Pilkada 2020," pungkasnya.jir





Berita Terkait