Kurangi Sampah Plastik, Sanggar Hijau di Jombang Bagikan Besek

30 Juli 2020 : 15:02:18

Besek-besek yang akan dibagikan ke masjid dan musala di Jombang. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Banyak cara bisa dilakukan untuk mengurangi penggunaan tas kresek atau tas plastik dengan menggunakan bahan yang dapat di daur ulang. Seperti halnya yang dilakukan oleh sanggar hijau yang berada di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menggunakan besek atau wadah yang terbuat dari bambu anyaman.

Menghadapi momen Hari Raya Idul Adha 1441 H besok, sanggar hijau menggunakan besek untuk digunakan tempat daging kurban. Beaek-besek tersebut dibagi-bagikan ke seluruh Jombang. Ketua Divisi Re Use Sanggar Hijau, Intan Mey (25), mengatakan, bahwa besek tersebut akan dibagi-bagikan ke musala dan masjid untuk tempat daging kurban sebagai pengganti tas kresek atau tas plastik. "Besek yang ada sekarang berjumlah 1230 buah. Ini pertama kali kami membagikan besek ke seluruh wilayah Jombang. Dan barusan kita kirim ke musala RT 1/RW 1 Kelurahan Kaliwungu," katanya, kepada jurnalis, Kamis (30/7/2020). Intan menjelaskan, gerakan di sanggar hijau mulai 2017. Awalnya menggunakan daun jati, kemudian menggunakan besek untuk kalangan sendiri dengan cara patungan sebanyak 100 besek.

"Akhirnya kami menyebarkan melalui medsos. Akhirnya banyak orang-orang di Jombang yang ikut berdonasi. Dan sejauh ini sudah terkumpul sebanyak 1230 besek. Yang dari 100 menjadi 1230," jelasnya.

Intan menerangkan, memang baru kali ini pihaknya membagikan besek ini ke seluruh Kabupaten Jombang melalui relawan-relawan. Dan atau ada masjid yang menghubungi pihaknya sendiri untuk meminta besek.

"Tujuan ini, kami ingin mengetuk empati teman-teman, orang-orang, karena masalah sampah ini harus kita selesaikan bersama-sama, khususnya kresek atau plastik. Masak kita lebaran, habis itu menghasilkan kresek banyak," terangnya.

Jadi intinya, lanjutnya, pihaknya mengedukasi dan mengetuk hatinya teman-teman untuk menyelesaikan masalah sampah plastik bersama-sama. Salah satunya dengan cara menggunakan besek di Idul Adha besok.

"Kami sebelum memberi, mengkonfirmasi dulu ke orangnya. Kami katakan, bahwa dalam rangka mengurangi sampah plastik, kami memberi besek sebagai ganti tas kresek," ujarnya. Jadi, papar Intan, awalnya seperti itu. Jika iya maka akan diberikan. Karena tidak semua orang bisa menerima dengan apa yang pihaknya berikan. Untuk beseknya, sanggar hijau mengambil dari pengrajin yang ada di Kabupaten Jombang.

Seperti dari Kecamatan Ploso, Ngusikan dan Megaluh. Salah satunya juga ingin menyelamatkan perekononian perajin besek di masa pandemi Covid-19 ini.

"Semua kita ambil dari Jombang sendiri. Kemudian, untuk para donatur, kebanyakan menyumbang berupa uang. Kita kan menggalakkan gerakan Rp 21 ribu. Itu dapat 10 besek plus stiker. Tapi intinya, donasi tidak dibatasi Rp 21 ribu, berapapun boleh," tukasnya.

Sementara itu, warga RT 1/RW 1 Kelurahan Kaliwungu, Djuwariyah menerima sumbangan besek sebanyak 100 buah. Besek tersebut diberikan ke Musala Baitur Rohim dan digunakann untuk tempat daging kurban yang akan dibagikan ke warga. "Sangat bagus, sudah dua kali ini RT 1 menggunakan besek untuk mengurangi sampah plastik. Ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik," pungkasnya.(suf)





Berita Terkait