Mas Ditho-Mbak Dewi Ditetapkan Jadi Paslon Tunggal di Pilbub Kediri 2020

24 September 2020 : 04:01:57

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menetapkan satu pasangan calon Haninditho Himawan Pramana - Dewi Maria Ulfa (Mas Ditho-Mbak Dewi) dalam gelaran Pemilihan Bupati Kediri dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020. Paslon tunggal ini nantinya dipastikan akan melawan kotak kosong pada 9 Desember mendatang.
 
Didampingi Komisioner Bawaslu, surat keputusan penetapan pasangan calon ini disampaikan langsung oleh Komisioner KPU Kabupaten Kediri kepada pasangan calon Bupati Kediri, Mas Ditho-Mbak Dewi, di posko pemenangan Jalan Airlangga, Kabupaten Kediri, Rabu (23/9/2020) sore.
 
Putusan penetapan satu paslon pasangan Mas Ditho - Mbak Dewi ini ditetapkan setelah rapat pleno tertutup oleh KPU, Bawaslu, Polri bersama perwakilan pasangan calon.
 
Selain surat putusan satu paslon, KPU juga menyampaikan pentingnya paslon dalam memyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Hal itu ditandai dengan dibukanya rekening khusus dana kampanye setelah penetapan paslon.
 
Komisioner KPU, Anwar Anshori mengatakan, dengan penetapan paslon tunggal ini secara teknis pelaksanaan Pilkada hampir sama dengan Pilkada dengan dua atau lebih pasangan calon. Hanya saja, terdapat pengundian dan pengumuman tata letak kotak paslon dengan kotak kosong pada surat suara.
 
"Karena Pilkada Kabupaten Kediri hanya ada pasangan tunggal berarti untuk agenda penetapan paslon nantinya bukan menggunakan nomor urut akan tetapi tata letak yaitu sebelah kanan atau kiri yang akan di pasangkan di surat suara pencoblosan. Nanti diakhir kegiatan penetapan pleno terbuka besok, akan dilaksanakan penandatangan fakta integritas kepada paslon," ujarnya.
 
Usai menerima surat putusan penetapan paslon cabup kediri, Hanindhito Himawan Pramono rencananya akan langsung berfokus berkampanye dan turun langsung ke masyarakat. Menurutnya, melawan kotak kosong ini lebih sulit dibanding melawan paslon secara nyata. Sebab kotak kosong ini pergerakannya tidak bisa dimonitor secara pasti oleh tim-nya.
 

"Kesiapan menghadapi kotak kosong tidak beda jauh dengan adanya lawan Paslon, yang pasti kami tetap turun ke bawah untuk bersosialisasi ke masyarakat. Untuk komunikasi dengan parpol juga tetap kita jaga, karena disitu kunci kemenangan. Sebab setiap parpol pasti memiliki jaringan hingga ke pelosok," terang Mas Dhito.

Rencananya, pengundian tata letak akan digelar pada 24 september mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas penerepan protokol kesehatan di Pilkada Bupati Kediri dan Wakil Bupati Kediri 2020. Can





Berita Terkait