Seizin Khofifah, Emil Dardak Tancap Mesin Demokrat di Pilkada

25 September 2020 : 21:36:25

SURABAYAPAGI, Surabaya - Emil Elestianto Dardak mengaku sudah komunikasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebelum resmi menjadi Plt Ketua Demokrat Jatim. Pasca menerima SK Wakil Gubernur Jatim inipun langsung tancap gas untuk memenangkan Pilkada 19 daerah di Jawa Timur.

“Sudah seizin Bu Gubernur, saya selalu komunikasi dengan beliau. Apalagi Partai Demokrat ini juga pengusung kami di Pilgub kemarin,” ujar Emil Dardak usai mengikuti Rapimnas Partai Demokrat secara virtual di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Surabaya , Jumat (25/9/2020).

Emil langsung aktif menjalankan roda mesin Partai Demokrat Jatim karena sudah menerima Surat Keputusan (SK) DPP bernomor 117/SK/DPP.PD/DPD/IX/2020. SK tersebut ditandatangani Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjend DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Memperoleh tanggungjawab tersebut, Emil menyebutkan sejumlah target ke depan. Ia akan melanjutkan tugas Plt Ketua Demokrat Jatim sebelumnya, Renville Antonio yang kini menjadi Bendahara Umum DPP Partai Demokrat.

"Pada intinya, kami bertugas setelah Mas Renville mendapatkan tanggungjawab sebagai Bendahara Umum. Beliaunya juga sebagai Plt, melanjutkan Pakde Karwo," kata Emil.

Didampingi Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Bayu Airlangga, Emil Dardak menjelaskan alasannya bersedia melaksanakan tugas tersebut. "Karena kedekatan kami dengan Partai Demokrat, kami menerima amanah yang disampaikan," katanya.

"Kami mengawal Partai Demokrat di Jatim hingga Musda berikutnya. In sha Allah dengan kebersamaan, bisa melanjutkan tugas ini dilakukan dengan baik," katanya.Dengan tanggungjawab baru ini, Ia optimis tak akan menggangu kinerja pemerintahan."Instruksi dari DPP, kami mengutamakan tugas kami sebagai Wakil Gubernur," katanya.

PHOTO-2020-09-25-18-36-35_(1)

Kerja konsolidasi internal dipersiapkan untuk menyongsong target Partai lainnya, termasuk Pilkada. "Kami semaksimal mungkin, meyakinkan kepada seluruh kader untuk mengawal pasangan calon yang diusung Demokrat," katanya."Sebisa mungkin, para calon bisa mendapatkan dukungan dari jaringan Partai. Baik dari struktur, maupun kader," tegas mantan Bupati Trenggalek ini.

Menurutnya, di dalam pilkada semua daerah menjadi atensi pihaknya. "Target kami maksimal. Kalau ada daerah tertentu yang ditargetkan tidak menang, sepertinya tidak tepat kalau harus begitu," katanya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Jatim yang kini dipimpin Zainal Abidin telah memulai kerja pemenangan. "Bappilu di bawah arahan Pak Zainal akan berjalan dengan fokus. Rakornas telah menegaskan bahwa Bappilu berperan untuk menyelaraskan mesin partai dan elektabilitas calon," katanya.

Partai akan berjalan dengan memaksimalkan peran Bappilu. "Kami juga akan komunikasi dengan para calon," katanya.

Ia memahami Pelaksanaan pilkada di masa pandemi akan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Meminimalkan tatap muka, calon akan lebih banyak turun menyapa warga.

"Saat ini para calon tengah melaksanakan kampanye di tengah pandemi dengan sangat sulit. Mereka tak bisa mengumpulkan banyak calon sehingga, harus berkeliling melalui kelompok kecil," pungkasnya. rko





Berita Terkait