Selebaran ASN Jadi Timses Paslon, Warnai Ikrar Netralitas ASN

30 September 2020 : 20:05:50

SURABAYA PAGI, Lamongan - Ikrar Netralitas ASN di Lamongan dalam Pilkada yang digelar di Pendopo Lokatantra pada Rabu (30/9/2020) nampaknya hanya semacam seremonial. Buktinya, ASN masih saja diduga kuat terlibat dukung mendukung terhadap salah satu Paslon.

Bahkan yang lebih parah lagi, sekelas Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Badan, Kepala BUMD terang-terangan mendukung dan menjadi tim sukses salah satu Paslon, yang itu dibuktikan dengan selebaran yang bertebaran beberapa hari di masyarakat dan media sosial.

Selebaran yang masih harus dibuktikan kebenarannya itu, kini sudah menjadi bola panas di tengah upaya pemerintah pusat meminta Bupati dan jajaran di daerah untuk netral tidak terlibat dukung mendukung, apalagi sampai menjadi tim sukses di Pilkada. 

Dan yang lebih parah lagi, Timses ASN terhadap salah satu Paslon Yuhronur Efendi - Abd Rouf ( Yes Bro)  tersebut dikoordinatori oleh Pj Sekda Herry Pranoto yang beberapa hari yang lalu baru dilantik. 

Dalam daftar timses itu disebutkan dibawa kendali Pj Sekda, ada 5 Kepala Dinas yang dipasang sebagai koordinator di masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Di Lamongan ada 5 daerah pemilihan yang tersebar di 27 Kecamatan.

Dimana setiap Kecamatan minimal ada satu Kepala Dinas, atau Kepala Bagian dan setingkat eselon II dan III, dan dari daftar timses dari jalur ASN itu, setidaknya sudah ada 37 orang yang tercatat.

"Sampai kapanpun pilkada di Lamongan tidak akan fair jujur dan adil, sepanjang ASN tidak netral dan terkesan partisan, apalagi sampai terlibat sebagai tim pemenangan," kata A Thoriq Hidayatullah Ketua Netfid Indonesia Cabang Lamongan Lembaga Pemantau Pilkada Rabu (30/9/2020).

Karena hal yang demikian itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus turun tangan, dan segera melakukan upaya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para ASN yang diduga terlibat dukung mendukung, bahkan sebagai tim sukses.

Terpisah, Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badar saat dikonfirmasi mengaku Sejauh ini pihaknya belum dapat kabar terkait ini, dan laporan terkait ini juga belum ada."Selebaran ini benar atau tidak, kami belum bisa memastikan, apalagi sampai saat ini belum ada laporan terkait dengan selebaran itu, kalau itu benar, tidak di benarkan ASN terlibat sebagai timses," terangnya singkat.

Pj Sekda Herry Pranoto Lamongan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak menjawab, meski kiriman WhatsApp sudah ada tanda telah dibaca.

Sementara itu, di saat ikrar netralitas ASN yang digelar Rabu (30/9/2020) di Pendopo Lokatantra Lamongan, Bupati H Fadeli dalam sambutanya meminta para ASN agar berhati-hati dalam bermedsos. Dan Fadeli mengakui, memang tak mudah bagi seorang ASN untuk netral dalam pilkada, ia menilai bahwa ASN memiliki hak asasi yang sama dengan warga negara lainnya. 

Namun Fadeli yakin ASN di Kabupaten Lamongan mampu profesional dalam menjaga prinsip netralitas.  “Selain sebagai ASN, kita juga warga negara yang memiliki hak asasi yang sama dengan lainnya. Silahkan memilih siapa saja, tapi harus cerdas, harus profesional. Karena ada sanksi yang menunggu jika tidak netral.” imbuhnya.jir

 





Berita Terkait