38 DPC PDIP di Jatim Usulkan Puan Maharani Jadi Capres 2024

22 Juni 2021 : 14:04:48

Hasil Rakerda DPD PDIP Jatim yang digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar, Senin (21/6/2021). SP/ su /samsul hadi

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - DPD PDIP Jatim memutuskan mengusulkan Puan Maharani menjadi calon presiden (capres) dari PDIP di Pilpres 2024.

Keputusan itu berdasarkan hasil Rakerda DPD PDIP Jatim yang digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar, Senin (21/6/2021). 

 “Aspirasi dari seluruh cabang PDI Perjuangan di Jawa Timur, baik dari wilayah Mataraman, Arek, Tapal Kuda, sepakat mencalonkan Ibu Puan,” kata Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, Selasa (22/06/2021).

Sri mengatakan keputusan itu berdasarkan usulan dari 38 DPC PDIP di Jatim yang mengikuti Rakerda baik secara langsung maupun virtual.

"Seluruh daerah dengan karakter budaya Arek, Madura, Mataraman, dan Pantura, semuanya mengusulkan Ibu Puan menjadi capres dari PDIP," ujarnya. 

Menurut Untari, pengusulan Puan sebagai capres juga sekaligus sebagai kaderisasi partai. Ia mencontohkan pada pilkada serentak baru-baru ini, 11 kader PDI Perjuangan di Jawa Timur berhasil memenangkan kontestasi.

Ia berujar, sebelum mengusulkan Puan, PDIP Jawa Timur telah melakukan pemetaan serta menghitung potensi dan proyeksi.

“Kenapa harus kader sendiri yang diusung, karena kalau kader ia pasti sudah mengerti cara gerak, jiwa, kebutuhan perjuangan partai dalam bersinergi dengan rakyat,” katanya.

Untari optimistis elektabilitas Puan yang masih rendah bakal terkerek naik bila mesin partai bekerja keras. Ia mencontohkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang pada saat pilkada juga rendah.

Begitu pula dengan Wali  Kota Surabaya Eri Cahyadi. “Tapi begitu mesin partai bergerak dengan kencang, semua menyatu, akan jadi sinergitas luar biasa,” ujarnya.

Untari mengatakan usulan Puan sebagai capres tidak prematur. Sebab, menurutnya, saat partai mencalonkan Jokowi sebagai presiden, empat tahun sebelumnya sudah dibicarakan di internal.

Tujuannya agar persiapannya makin matang. “Jangankan mau pilpres, mau mantu saja persiapannya panjang,” kata dia.

Untari juga membantah usulan Puan Maharani sebagai capres sebagai langkah untuk menghadang Ganjar Pranowo. Karena di PDI Perjuangan, kata dia, merupakan hal wajar jika ada kader-kader yang menonjol.

Sehingga, usulan ini bukan bentuk rivalitas Puan-Ganjar. “Kami mengusulkan ke rakernas, lha nanti Ibu Ketua Umum (Megawati) yang memutuskan,” kata Untari.te/sr/cr4/na





Berita Terkait