Beberapa HP dan Barang Elektronik Disita dari Penghuni Lapas Medaeng

07 April 2021 : 21:30:24

Beberapa petugas Polsuspas menggeledah beberapa penghuni, Selasa tengah malam atau Rabu dinihari di Lapas Medaeng. Humas Kanwil Hukum HAM Jatim untuk SP

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menghindari hal-hal yang tak diingingkan dan menciptakan kondusifitas di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Jatim melakukan penggeledahan serentak di 39 lapas dan rumah tahanan, Selasa (6/4) tengah malam atau Rabu dini hari.

Penggeledahan blok hunian lapas sebelumnya rutin dilakukan. Setidak sekali dalam sepekan. Namun, dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, penggeledahan digelar secara serempak.

"Kami targetkan tahun ini, lapas atau rutan zero dari halinar (handphone, pungli dan narkotika). Jadi sebelumnya kita sudah lakukan penggeledahan di Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong. Kini malam, giliran Rutan Medaeng," ujar Kepala Kanwilkumham Jatim, Krismonodi Aula Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, saat dikonfirmasi Rabu (7/4/2021).

Saat penggeledahan di Lapas Kelas I Surabaya, pihaknya menemukan beberapa barang diantaranya kabel hingga korek api. Sedangkan di Rutan Kelas I Surabaya, pihaknya menemukan tiga handphone.

Terkait temuan tiga handphone tersebut, pihaknya akan memeriksa lebih lanjut. “Nanti, kami bersama Polsek akan memeriksa lebih lanjut,” katanya.

Barang terlarang seperti handphone ini, merupakan satu dari target Kanwil dalam memberantas Handphone, Pungli dan Narkotika (Halinar).

Menurut Krismono, penggeledahan di Rutan Medaeng ini melibatkan 80 petugas gabungan. Terdiri dari 68 petugas rutan dan 12 anggota kepolisian. Tim menggeledah blok F, mulai lantai satu dan dua. "Kita mengedepankan kualitas dalam penggeledahan, tidak hanya kuantitas," tegasnya.

Sebelum melakukan penggeledahan, Krismono melakukan briefing. Dia berpesan agar petugas mengutamakam kondusifitas rutan. Ini sebagai upaya memastikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap nyaman dalam penggeledahan.

Krismono menambahkan, akhir-akhir ini marak penyelundupan Narkotika ke dalam lapas/rutan. Namun, karena ketelitian petugas, penyelundupan berhasil di gagalkan.

“Modusnya banyak sekali, ada yang di masukkan roti, tahu goreng, ikan pepes, sampai buah yang terjadi di jombang beberapa waktu lalu,” katanya.

Terkait penggagalan itu, tentu pihaknya memberikan apresiasi kepada petugas. “Kalau yang terindikasi pungli atau memfasilitasi HP atau narkoba, tidak ada. Kalau pun ada, pasti akan kita tindak tegas,” pungkasnya. bd/cr3/ham





Berita Terkait