Begal Motor Sadis Di Pasuruan Tewas Didor

29 April 2021 : 20:16:13

Polisi saat menggelar jumpa pers penangkapan begal motor sadis.

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Begal sadis asal Pasuruan ditembak mati polisi. Tersangka diketahui bernama Ardianto (22) asal kecamatan Lumbung, Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengatakan meski terbilang masih berusia muda, Ardianto merupakan otak dari aksi perampasan atau begal (curas/pencurian dengan kekerasan) di sejumlah tempat.

Pada 2 aksinya terakhir, Ardianto terlibat pelemparan bondet (bom ikan) kepada seorang pemuda di dekat Danau Ranu Grati. Ia saat itu bersama rekannya Mohamad Husalim Andik yang sudah tertangkap lebih dulu. Dia diamankan dari salah satu rumah sakit di Kota Probolinggo, karena tangannya terluka akibat ledakan bondet yang dibawanya.

Tindak kriminal lainnya adalah aksi begal di Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan beberapa minggu yang lalu. Menurut Arman, dalam melakukan aksinya, Ardianto tidak segan-segan melukai korban dengan bondet atau sabetan celurit.

Setelah mengamankan Husalim dan mengorek keterangan darinya, polisi melakukan pengembangan untuk menangkap DPO Ardianto. Dalam penggerebekan pertama, Ardianto berhasil kabur. Namun beberapa barang bukti kejahatannya berhasil disita.

"Meski Ardianto berhasil kabur, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sajam, delapan buah bondet, satu kunci T, satu klip plastik bekas sabu dan alat penghisap sabu," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Kamis (29/4/2021).

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, sekitar pukul 00.30 Wib, Kamis (29/4/2021), Tim Resmob Polres Pasuruan Kota dibantu Tim Jatanras Polda Jatim menyergap Ardianto yang bersembunyi di hutan jati Desa Rebalas, Kecamatan Grati.

Saat tim gabungan ini melakukan penyisiran, Ardianto kabur dan melemparkan bondet dua kali ke arah tim. Karena membayakan nyawa anggota, Ardianto terpaksa ditembak di bagian dada kiri hingga tersungkur.

"Tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan melempar bondet kepada anggota, ketika dilakukan penggerebekan di area hutan," ujarnya.

"Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah bondet berada di genggaman tangan kanan tersangka yang belum sempat dilempar. Lalu sebilah celurit yang diselipkan di pinggangnya," tambahnya.

Ketika Ardianto dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk mendapat pertolongan medis, Ardianto dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

 

 





Berita Terkait