Dalam Semalam, 2 Aksi Begal Motor Terjadi di Pasuruan

20 April 2021 : 20:19:37

Tersangka begal saat diamankan polisi.

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Kejahatan jalanan masih marak terjadi di bulan Ramadhan. Hal tersebut terbukti, dalam semalam bahkan hanya berselang beberapa menit  aksi begal motor terjadi di dua tempat di Pasuruan.

Aksi begal terjadi di jalan fly over di wilayah Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Senin (19/04/2021) pukul 19.45 WIB. Lalu aksi selanjutnya terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton pada pukul 20.20 WIB.

Dalam aksi pertama, tiga pelaku membawa golok, membegal dua pemuda asal Desa Wates, Kecamatan Lekok dan membawa kabur motor hingga handphone korban.

Salah satu korban, Zainuddin (19) menuturkan, setelah tarawih ia dan temannya pergi ke Kecamatan Grati untuk mengambil paket. Saat pulang, mereka dihadang tiga orang.

Dua orang langsung merampas motor Honda BeAT yang dikendarainya sambil mengancam dengan golok. Sementara, satu orang lagi bersiap di atas sepeda motor. Kedua korban pun harus rela handphonenya dirampas pelaku.

Para pelaku kemudian kabur dan korban pun berteriak minta tolong. Salah satu pelaku berhasil ditangkap dan bonyok dihajar warga.

Tak lama kemudian polisi datang ke lokasi mengamankan pelaku. Pelaku berinisial US (25) mengaku warga Kecamatan Lumbang. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Pasuruan Kota dan dirawat di rumah sakit.

Sementara dalam aksi kedua terbilang sadis.

Sugeng, korban pembegalan harus mendapat perawatan paska ditebas tangan dan kaki kanannya dengan senjata tajam oleh pelaku. Sementara motor korban berhasil dibawa kabur.

Korban yang terkapar dan menjerit kesakitan akhirnya ditolong warga. Ia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Benar, kejadiannya Senin malam. Yang dibegal warga mengendarai motor NMax," jelas Kepala Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Bambang Suwito, Selasa (20/4/2021).

Dari keterangan warga, jumlah kawanan begal yang menghadang korban berjumlah 2 orang.

Sementara Kapolsek Kraton AKP Teguh Taviarno membenarkan peristiwa pembegalan di wilayahnya. Keterangan detil sudah dilaporkan ke pimpinan.

"Langsung ke humas (Polres Pasuruan Kota) ya," katanya.





Berita Terkait