Dampak PPKM Darurat, Presenter TV Dibegal di Raya Ngagel

21 Juli 2021 : 21:08:32

Gresia Zumarda, korban jambret beserta surat Laporan Polisi yang ia ajukan ke Polrestabes Surabaya. SP/Anggadia Muhammad 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PPKM Darurat terbukti sukses menekan mobilitas masyarakat. Namun, justru tidak bisa menekan angka kriminalitas. Seperti yang dialami salah satu presenter TV lokal, Gresia Zumarda, Warga Pogot yang mengalami pembegalan oleh sejumlah pelaku di daerah Jalan Raya Ngagel Surabaya, depan Cafe Glass Surabaya, Senin (19/7/2021) malam.

Dari pengakuan Gresia kepada Surabaya Pagi, Rabu (21/7/2021), ia mengaku mengalami aksi begal yakni pencurian dengan kekerasan (curas). Ia mengaku akan mengambil barang di daerah Ngagel depan Cafe Glass Surabaya.

"Saya bersama pacar saya, mau ambil barang di depan Cafe Glass itu, Nah, pacar saya masuk ambil barang. Saya menunggu pas di trotoar dekat pohon depat Cafe Glass itu sembari menunggu dan bermain HP," ujar Gresia.

Seketika ia menerima pesan dari orang tuanya dan memutuskan untuk membalas pesan tersebut. Saat mengeluarkan handphone tiba - tiba ia dipepet oleh satu orang menggunakan jaket merah dan langsung mengambil telepon genggamnya tersebut.

"Saya kira temen saya mas, karena memang pelan banget kayak kita kalo mau di sapa sama temen. Pas saya noleh kok hape saya diambil trus lari," ujar perempuan yang bekerja sebagai Presenter TV tersebut.

Ia menjelaskan bahwa situasi jalan malam itu memang sepi. Padahal waktu masih menunjukan jam 19.00 WIB.

"Kondisi jalan sepi karena efek PPKM kan, Aku teriak dan posisi waktu itu jalanan kosong karena lampu merah arah ke pucang  (lampu merah seberang Bilka) itu posisi memang masih merah jadi jambretnya lolos begitu saja," ujar perempuan kelahiran 12 Maret 1997 ini. 

Usia dibegal, Gresia langsung melapor tindakan kriminal oleh para pelaku itu di Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan TBL/B/580/VII/2021/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa tanggal 20 Juli 2021.

Atas laporan Gresia di Polrestabes Surabaya, dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian. Menurut Oki, kasus yang menimpa presenter TV ini masih dalam penyelidikan polisi.  "Iya benar saat ini masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Bahkan, lebih lanjut, Kasat Reskrim akan menelusuri beberapa CCTV di wilayah Raya Ngagel untuk mengetahui kronologi dan ciri pelaku. ang/cr3/rm





Berita Terkait