Kejar Herd Immunity, Vaksin Terus Dilaksanakan Hingga Tingkat Desa

02 Desember 2021 : 15:46:44

Masyarakat antusias mengikuti ajakan vaksin sebagai ikhtiar memangkas peredaran covid-19. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Vaksin sebagai ikhtiar memutus rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan di Lamongan. Bahkan vaksin sampai dilakukan hingga ke tingkat desa, bahkan sampai ada yang  dengan cara dor to dor, khususnya memberikan pelayanan kepada para lansia.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kepudi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, TNI dan Polri menggelar vaksin di Kantor Desa setempat Kamis (02/12/2021).

Kegiatan vaksin ini disambut antusias oleh warga setempat. Apalagi aparatur pemerintah bersama TNI Polri kompak ikut andil mensukseskan vaksin dengan 500 dosis vaksin Sinovac dengan memberikan arahan dan ajakan dengan memberikan pemahaman akan manfaat vaksin.

"Kami berusaha terus menjalankan dan melakukan pendampingan, bagaimana mensukseskan program vaksinasi nasional ini, salah satunya dengan ikut membantu pendampingan di Desa Kepudi ini," kata Kopda Santoso, Babinsa Koramil 0812/03 Turi.

Disebutkan olehnya, dalam pendampingan vaksinasi ini, Babinsa secara intens juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait vaksin yang aman dan halal.

 

Dalam kesempatan tersebut kopda Santoso selaku Babinsa dirinya meminta masyarakat untuk tidak takut divaksin. "Pemerintah melalui BPOM dan MUI telah memberikan lisensi aman dan halal terhadap vaksin ini, jadi masyarakat tidak perlu takut," tegasnya.

Sementara itu Danramil 0812/03 Turi Kapten Kav Parman mengungkapkan, program vaksinasi ini digelar untuk mempercepat tercapainya herd immunity. Meski demikian, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalan protokol kesehatan dengan tetap melaksanakan 5M.

"Meski telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak," imbuhnya.

Lebih lanjut Danramil menegaskan, vaksinasi bukan merupakan obat, melainkan berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

"Vaksin bukan suatu jaminan jika seseorang bisa terbebas dari serangan pandemi Covid-19. Jadi tidak boleh serta-merta. Protokol kesehatan tetap dipatuhi. Vaksin hanya sebagai penguat imun tubuh," pungkasnya. jir





Berita Terkait