Kejelian Polisi Buahkan Hasil, Ratusan Pembalap Liar Diamankan Polres Blitar

14 Juni 2021 : 14:09:39

Ratusan pemuda saat di amankan di area balap liar, dan di turunkan dari truk polisi,. SP/ Les

SURABAYAPAGI, Blitar - Polres Blitar bubarkan ratusan pembalap motor serta mengamankan 97 motor. Ke 97 motor  yang sudah di modifikasi kini berjajar di sisi Mako Polres Blitar.

Aksi balap liar dibubarkan oleh puluhan petugas gabungan dari Satuan Lantàs, Satuan Sabhara dan Polsek Lotim dan Polsek Sutojayan ini pada Minggu malam (13/6) tersebut yang berada di kawasan Wisata Bendungan Wlingi Raya di Desa Jegu Kecamatan Talun dan sebagian masuk Wilayah Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Sebelumnya juga aksi balap liar dibubarkan polisi di kawasan Gunung Betet Kecamatan Sutojayan. 

Rupanya para pembalap liar ini mengalihkan ajang balapnya di waktu berbeda, yang biasanya digelar pada Sabtu malam dialihkan pada hari Minggu malam untuk hindari petugas. Namun polisi lebih jeli, aksi mereka berakhir ditangkapnya ratusan bali ( balap liar) itu pada Minggu malam (13/6).

Menurut Kasat Lantas Polres Blitar AKP. I Putu Angga Feriyana yang memimpin pasukan mengungkapkan dengan memblokade jalan  sisi kanan dan kiri jembatan bendungan, sehingga semua bikers dan remaja yang menonton bisa terjaring. Mereka juga tidak bisa kabur, karena terhalang tembok bendungan pembatas dengan air di dalam bendungan di sebelah timur. Sedangkan di sebelah barat terdapat tebing yang sangat curam dan berair deras.

"Ada sekitar 112 orang kami amankan baik penonton maupun para pembalap,  dan kita amankan 97 unit kendaraan roda dua, malam Itu kita bawa ke Mapolres Blitar," kata AKP I Putu Angga Feriyana pada wartawan (14/6/2021).

Selanjutnya ratusan para pembalap  itu dikumpulkan di lapangan depan Mapolres Blitar sejak semalam, kemudian, dilakukan pendataan, kemudian ditilang jika ditemukan pelanggaran UU Lalin terutama motor yang tidak sesuai dengan kondisi motor aslinya.

"Kami juga memanggil para orang tua mereka untuk menjemput ke polres semalam ( Minggu 13/6). Selanjutnya kita beri arahan, dan membuat komitmen terhadap orang tuanya, untuk lebih mengawasi pergaulan putra-putri mereka, dengan surat perjanjian." tambah AKP.I Putu Angga Feriyana.

Juga selain membubarkan balap liar, polisi juga membubarkan kerumunan warga yang melihat aksi balap liar itu dari kejauhan, sambil diberi peringatan tentang prokes, juga petugas memberi arahan masalah UU  Lalu Lintas tentang kepatuhan, ketaatan dalam berlalu lintas. 

Sempat petugas dari Satuan Sabhara dan Satuan Lantas membagikan puluhan masker kepada remaja yang rata-rata berusia 16 sampai 20 tahunan itu. Selanjutnya diminta pulang kembali, kecuali para pembalap liar menunggu dijemput orang tuanya.

 Perlu diketahui bahwa aksi balap liar selalu digelar para remaja remaja itu setiap akhir pekan dengan  lokasi adalah di kawasan Bendungan Wlingi Raya dan Gunung Betet.

Rupanya para pembalap salah menduga, bila setiap Sabtu malam digelar balap liar, di alihkan pada Minggu, seperti Minggu malam (13/6) kemarin, nyatanya polisinya lebih jeli. 

Rupanya mereka sering terkena razia, walau hukuman yang diterapkan berat dan cukup menguras tenaga. 

"Rupanya para pembalap ingin mengelabui petugas, yang biasanya digelar Sabtu malam, di rubah pada Minggu malam, seperti semalam, rupanya  para pembalap ini tidak kapok juga." tegas Kasat Lantas AKP I Putu.

Bagi motor yang diamankan bisa diambil dengan disertai kelengkapan surat-surat motor, serta harus dikembalikan seperti semula, yang kini rata-rata motor tersebut sudah di modifikasi.Les.





Berita Terkait