New York Times: Juli Ini, Indonesia Sudah Jadi Pusat Penularan Covid-19

19 Juli 2021 : 10:17:38

Situasi kondisi RSUD dr Soetomo pertengahan Juli 2021 yang dipenuhi pasien Covid-19.

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia, Juli 2021 ini telah menjadi episentrum atau pusat penularan Covid-19 dunia. Demikian yang dilaporkan surat kabar terbesar Amerika Serikat, The New York Times. 

New York Times menurunkan artikel berjudul “The Pandemic Has a New Epicenter: Indonesia” melaporkan peningkatan infeksi Covid-19 dan kematian harian Indonesia Juli 2021 ini telah melebihi India dan Brasil.

"Lonjakan Covid-19 ini merupakan bagian dari gelombang di seluruh Asia Tenggara, di mana tingkat vaksinasi rendah. Meski begitu negara-negara sampai saat ini masih mengendalikan virus corona relatif baik," bunyi laporan The New York Times, yang terbit Senin (19/7/2021) hari ini.

Juga portal berita AS, CNN, mengangkat tren infeksi Covid-19 Indonesia yang telah melebihi India, yang baru-baru ini juga menghadapi gelombang baru corona.

Akibat gelombang baru tersebut, India kini menjadi negara kedua dengan kasus Covid-19 dan jumlah kematian tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat.

Dalam laporannya, CNN menilai penularan Covid-19 di Indonesia belum mencapai puncak. Padahal, Indonesia sempat mencatat lebih dari 50 ribu kasus Covid-19 harian dalam dua hari berturut-turut.

Dalam laporannya, CNN menuturkan sejak awal pandemi Indonesia cukup bisa mengendalikan penularan Covid-19. Namun, kasus corona melonjak tajam di Indonesia tak lama setelah libur panjang Idul Fitri.

Akibat Covid sejumlah ahli menganggap saat ini Indonesia tengah menanggung dampak karena tidak menerapkan penguncian wilayah atau lockdown lebih awal.

Bahkan sejumlah media asing seperti portal berita Nikkei Asia, Bloomberg, hingga ABC News dari Australia, melaporkan isu serupa di mana Indonesia diprediksi akan menjadi episentrum penularan corona di dunia jika lonjakan Covid-19 harian tidak segera menurun. (nyt/erc/cr4/rmc)





Berita Terkait