Pelaku Pembakaran Jalan Tidar Diduga Alami Gangguan Kejiwaan

14 Februari 2021 : 16:36:08

Purnomo (55), pelaku pembakaran di Jalan Tidar saat diamankan. SP/Julian

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus pembakaran seorang warga di Jalan Tidar masih diselidiki petugas kepolisian. Pelaku pun telah diamankan dan saat ini masih diperiksa secara intensif di mapolsek Sawahan.

Dari informasi yang diterima, Purnomo (55), pelaku pembakaran itu saat ini tak memiliki tempat tinggal. Ia kerap tidur berpindah-pindah menyusuri kota Pahlawan tanpa tujuan. Ia pun kini juga tak memiliki keluarga pasca ditinggal anak dan istrinya beberapa tahun silam.

"Saya tidak ada rumah. Sudah dijual. Sekarang kalau tidur pindah-pindah," akunya, Minggu (14/2/2021).

Ia mengaku tak punya keluarga atau kerabat yang bisa dikunjungi karena mereka menolak keberadaannya.

"Saya pergi ninggalkan mereka. Karena saya tidak pernah diterima lagi," imbuhnya.

Keadaan itu membuatnya beberapa kali mencoba bunuh diri. "Sering ingin bunuh diri. Saya sudah tidak kuat hidup," akunya.

Didalam bilik tahanan penyidik, sesekali Purnomo meraung dan memukul-mukul kepalanya. Purnomo mengakui jika saat membakar korban bernama Samsul Arifin (54) terbayang saat ia dikejar-kejar oleh banyak orang.

"Saya dikejar-kejar mereka. Ditagih hutang. Saya mau dikeroyok sama mereka. Pokoknya mereka semua mau membunuh saya," gumamnya sambil terlihat tatapan kosong.

Saat ditanya keperluannya mondar mandir di depan polsek Sawahan, ia menjawab hendak melaporkan mereka yang mengejar-ngejarnya ke polisi.

"Saya mau laporkan mereka ke polisi. Ya yang ngejar saya itu semuanya," tegasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto masih terus menyelidiki keberadaan keluarga pelaku pembakaran orang tak dikenal itu.

"Kami masih mencoba mencari informasi keberadaan keluarga pelaku. Selain itu nanti akan kami periksakan kondisi kejiwaannya karena beberapa kali diinterogasi agak berhalusinasi dan melebar dari konteks pertanyaannya," terang Risti. jul





Berita Terkait