Penambahan Guru Diharap Asli Putra Daerah

23 Februari 2021 : 17:11:15

Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Drs h Ach Sulaiman M.Pd. SP/ Ainur Rahman

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Drs h Ach Sulaiman M.Pd. mengungkapkan bahwa sekolahnya mendapat tambahan enam  guru PNS baru, walau guru PNS ini bukan asli kepulauan semua.

Sulaiman mengungkapkan harapannya kepada pemerintah terutama ke Dinas Pendidikan Provinsi tentang menempatkan pengangkatan lain kali sesuai dengan usulan pihaknya yaitu putra daerah kepulauan. Ia beralasan agar lebih efektif masuk dan bisa menetap disana.

“Bukannya tugas kami spesial, Namun karena SMAN 1 Sapeken ini  paling ujung timur pulau Sumenep Madura. Harusnya otomatis orang pulau sendiri, agar lebih efektif cara kerjanya masuk sekolah” jelasnya, Selasa (23/02).

“Jika nanti ada tambahan guru lagi ,kami siap menerima tapi utamakan putra kepulauan baik dalam perekrutan PPPK  maupun CPNS, biar sama-sama bisa memperjuangkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa “ imbuhnya. 

Bukannya dalam pendidikan perlu ada keterbukaan utamanya baik dari sisi finansial maupun mental apalagi bertugasnya di kepulauan jarak jauh dikelilingi lautan. ”Jangkauan sarana dan prasarana harus cukup dengan cara ikhlas mengabdi kepada negara tujuan mencerdaskan kader bangsa di masa depan nanti” katanya. 

Disinggung dari masa baktinya Sulaiman sebagai PNS sudah cukup lama bahkan 7 tahun di kepulauan Kangean  sebagai kepsek SMAN 1 di Arjasa terus di SMAN 1 Sapeken  PLT hampir- hampir tahun.

“Ini bukti nya mengabdi ke negara” ujarnya pada Surabaya Pagi.

Terkait dengan siswa-siswi SMAN 1 Sapeken, Sulaiman mengatakan murid- murid dari penjuru kepulauan sampai mencapai 12 rombel dari kelas X, XI, XII.

SMAN 1 Sapeken menjadi sekolah satu satunya yang negeri dan sudah bisa dipercaya oleh masyarakat disana. Sebab guru-gurunya bisa dipercaya dan pernah mengirim siswa-siswi ke tingkat nasional .

Kalau di sisi edukasi mata pelajaran semua bidang walau murid kepulauan tidak akan ketinggalan karena tetap melaksanakan pagu yang sudah ada.

“Maka itu saya sebagai kepala sekolah mohon kepada pemerintah lewat kacap kabupaten dan provinsi untuk bisa menambah guru baru tapi putra daerah” pungkasnya. Ar

 





Berita Terkait