Sungai Meluap, 703 Rumah Warga Jember Terendam Banjir

14 Januari 2022 : 16:46:53

Kondisi di salah satu rumah warga yang terendam banjir di Jember.

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Banjir kembali merendam wilayah Jember pada Kamis (14/1) malam. Banjir muncul diduga disebabkan akibat luapan sungai Rowo Tapen yang melintasi Desa Sidomekar kecamatan Semboro dan Desa Paleran kecamatan Umbulsari.

Berdasarkan data assesment sementara TRC BPBD Jember, banjir merendam 703 rumah warga di 3 Dusun, 2 Desa dan 2 kecamatan di Jember. Sementara 2853 jiwa terdampak banjir.

"Banjir itu terjadi sejak pukul 9 malam kemarin, air mulai merendam permukiman warga. Akibat hujan selama kurang lebih 4 jam sebelumnya," kata Koordinator Lapangan TRC BPBD Jember Abu Elyas, Jumat (14/1/2022).

Untuk wilayah terdampak banjir, lanjut pria yang akrab dipanggil Abu ini, tidak pernah terjadi banjir.

"Menurut warga tidak pernah banjir. Kenapa banjir? Dimungkinkan ada sumbatan di sungai ada barongan bambu yang nutupi sungai sehingga meluap itu," katanya.

"Pagi ini akan kami bersihkan dan cek kepastiannya (penyebab banjir). Yang kami lakukan membantu warga untuk asessmen dan mengirim bantuan logistik awal dulu," sambung Abu.

Ketinggian air yang merendam pemukiman warga setinggi lutut orang dewasa.

"Tapi untuk di jalan sekitar 20-40 cm, di dalam rumah 10-30 cm. Karena pondasi rumahnya agak tinggi. Untuk ketinggian variasi karena tergantung juga lokasi rumah," ucap Abu.

Sebagai imbauan kepada warga, lanjutnya, untuk lebih berhati-hati. Karena arus air cukup deras.

Sementara itu, Kepala BPBD Jember Sigit Akbari, untuk banjir yang terjadi di Kabupaten Jember saat ini, terjadi di dua wilayah Kecamatan. Yakni di Kecamatan Semboro dan Kecamatan Umbulsari.

“Ada dua Dusun, yakni Tegal Baru dan Karangrejo di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari. Kemudian di Dusun Besuki, Desa Sido Mekar, Kecamatan Semboro,” kata Sigit saat dikonfirmasi di lokasi banjir.

Untuk wilayah Kecamatan Semboro ini, lanjutnya, merupakan banjir kiriman dari Sungai Rowo Tapen.

Untuk di wilayah Kecamatan Semboro, lanjutnya, di wilayah Dusun Besuki, Desa Sido Mekar yang diketahui terdampak cukup parah. Namun demikian, kata Sigit, untuk banjir tersebut tidak berlangsung lama.

“Tapi untuk yang di Kecamatan Umbulsari, hanya 3 rumah dan 1 pondok pesantren yang terdampak,” sebutnya.

Lebih jauh Sigit mengatakan, terkait langkah penanganan dampak banjir, TRC BPBD Jember mendatangkan 2 tim untuk membantu warga.

“Kita mengirimkan kebutuhan logistik, dan membantu kebutuhan makanan penambah gizi untuk sementara. Terkait dapur umum masih dipastikan lebih lanjut,” ucapnya. 





Berita Terkait